Hari Pertama Sekolah, MBG di SDN Grogol 05 Dibagikan Pagi

5 hours ago 9

MENU makan bergizi gratis di Sekolah Dasar (SD) Negeri Grogol Utara 05 Pagi, Jakarta Selatan, dibagikan lebih pagi saat hari pertama sekolah pada tahun ajaran baru, Senin, 13 Juli 2026. Menu yang biasa disantap saat makan siang itu mendadak jadi menu sarapan para siswa.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Kepala SDN Grogol Utara 05 Pagi Jakarta Agung Tri mengatakan langkah tersebut diambil lantaran jatah makan bergizi diantar terlalu pagi, yakni pada pukul 07.00 WIB. khawatir kualitas makanan menurun jika baru dibagikan pada siang hari.

"Untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi dimasaknya kan sudah dari dini hari. Jadi ketika datang, langsung kami bagikan," ujar Agung saat ditemui di sekolah. Menu MBG yang dibagikan hari ini terdiri atas nasi, ayam teriyaki, perkedel, tumis wortel, dan sepotong semangka.

Menurut Agung, sebagian siswa menghabiskan makanan yang diterima. Namun, sebagian lainnya memilih menyimpan makanannya di wadah bekal yang mereka bawa, khususnya murid kelas I yang masih beradaptasi dengan lingkungan sekolah.

“Memang lebih baik dibagikan pagi saja makanannya, karena kalau siang sudah dingin dan anak-anak lebih memilih jajan,” tutur dia. 

Pada tahun ajaran baru ini, SDN Grogol Utara 05 Pagi menerima 30 siswa baru. Pantauan Tempo, hari pertama pelaksanaan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) berlangsung cukup ramai. Selain para siswa, halaman sekolah yang tidak terlalu luas juga dipenuhi orang tua yang mengantar anak-anak mereka. 

Khusus untuk siswa kelas I, setelah menyantap MBG, mereka mengikuti kegiatan pengenalan sekolah yang diisi dengan penyuluhan mengenai kesehatan dan gizi oleh dokter dari pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) setempat. 

Agung mengatakan rangkaian MPLS akan berlangsung selama sepekan. Melalui kegiatan tersebut, sekolah berharap para siswa baru dapat beradaptasi secara bertahap hingga akhirnya terbiasa belajar secara mandiri tanpa didampingi orang tua. "Diharapkan nanti anak semakin terbiasa. Dari sekolah tentu akan terus dilakukan pendampingan," ujar Agung.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online