Prabowo Antisipasi Perang di Timur Tengah Meluas: Kita Harus Siap Mental

6 hours ago 7

PRESIDEN Prabowo Subianto mengantisipasi perang di kawasan Timur Tengah akan meluas. Ia berujar bangsa Indonesia harus menyiapkan diri sejak sekarang untuk menghadapi dampaknya.

"Perang di Timur Tengah, kita harus siap mental bahwa akan panjang, akan meluas, akan tambah buruk," kata Prabowo di Batang, Jawa Tengah pada Kamis, 30 Juli 2026 seperti disiarkan Sekretariat Presiden.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Ketua Umum Partai Gerindra itu berujar, Indonesia patut bersyukur karena memiliki sumber daya yang besar. Karena itu, ia menilai Indonesia punya banyak jalan keluar di tengah kondisi geopolitik yang sulit.

Menurut Prabowo, perang yang sedang berlangsung saat ini membahayakan banyak negara dan bisa menjadi krisis yang nyata. "Krisis dunia bukan krisis yang ringan, krisis dunia nyata, perang itu sangat berbahaya dan dahsyat, untuk itu kita harus kompak," tuturnya.

Mantan menteri pertahanan ini berharap Indonesia bisa bergerak lebih efektif, efisien, dan teliti di tengah krisis global. "Kita akan bekerja dengan sangat cepat untuk segera bisa memberi hasil nyata kepada rakyat, menggerakkan ekonomi kita," kata Prabowo.

Di Batang, Presiden Prabowo meresmikan akad massal 62 ribu unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp 880 miliar di kawasan Puri Delta City Side Batang.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap hunian yang layak sekaligus memperkuat pembiayaan sektor perumahan nasional.

"Kita bekerja keras dengan berbagai program dan terus memikirkan cara-cara terbaik untuk melipatgandakan jumlah rumah yang bisa dinikmati rakyat," kata Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga melakukan dialog melalui konferensi video dengan sejumlah perwakilan debitur dari berbagai daerah yang mengikuti akad massal secara serentak.

Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya akad massal yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia. Ia menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah yang layak.

"Kita menghendaki seluruh warga Indonesia bisa punya rumah yang layak," tutur Prabowo.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online