Prabowo: Jangan Jadi Jenderal Salon

7 hours ago 5

PRESIDEN Prabowo Subianto menyindir para jenderal yang tak mau berkotor-kotor. Ia menyebut mereka sebagai "panglima salon" atau "jenderal salon".

Peringatan itu Prabowo sampaikan saat berpidato di Batang, Jawa Tengah pada Kamis, 30 Juli 2026. "Panglima-panglima, jenderal-jenderal jangan jadi jenderal salon, maunya bersih saja. Sekali-sekali jenderal sepatunya harus kotor, kalau perlu celananya harus kotor sampai ke dengkul," kata dia seperti disiarkan Sekretariat Presiden.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menurut Prabowo, meski sudah berstatus jenderal, tapi celana dan sepatu para petinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian RI harus kotor. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto tampak hadir mendengarkan taklimat tersebut.

Namun, Prabowo juga berseloroh bahwa mereka jangan sengaja mengotori sepatu hanya jika hendak bertemu presiden. "Tapi jangan kalau menghadap presiden dikotorin sepatunya. Itu ilmu (zaman) dulu, jangan, jangan dipakai," kata dia.

Di Batang, Presiden Prabowo meresmikan akad massal 62 ribu unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Rumah Subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan senilai Rp 880 miliar di kawasan Puri Delta City Side Batang.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap hunian yang layak sekaligus memperkuat pembiayaan sektor perumahan nasional.

"kita bekerja keras dengan berbagai program dan terus memikirkan cara-cara terbaik untuk melipatgandakan jumlah rumah yang bisa dinikmati rakyat," kata Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga melakukan dialog melalui konferensi video dengan sejumlah perwakilan debitur dari berbagai daerah yang mengikuti akad massal secara serentak.

Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya akad massal yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia. Ia menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah yang layak.

"Kita menghendaki seluruh warga Indonesia bisa punya rumah yang layak," tutur Prabowo.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online