Pramono Ungkap Alasan Pembangunan SDN 01 Cipete Belum Rampung

10 hours ago 2

GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap alasan pembangunan Sekolah Dasar 01 Cipete hingga kini belum tuntas. Ia katakan pembangunan sekolah itu alami perubahan konsep proyek di tengah jalan.

"Problem utama di SDN 1 Cipete adalah ketika di awal perencanaannya untuk SD dengan tingkat empat tingkat. Kemudian dalam perjalanan berubah menjadi mixed-use," kata Pramono kepada wartawan di kawasan Jakarta Selatan, pada Kamis, 30 Juli 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Ia lanjutkan, di tengah perjalanan itu kemudian pembangunan dicanangkan dibangun ke atas menjadi sekitar 20 tingkat.

"Dan dalam perjalanan maju-mundur, maju-mundur, maju-mundur dan enggak jadi, sehingga ada pembangunan yang terbengkalai," lanjutnya. 

Gubernur DKI itu menyatakan telah memanggil Kepala Dinas Pendidikan dan jajaran terkait untuk berdiskusi. Ia meminta penyelesaian pembangunan SD yang mangkrak ini segera dirampungkan.

"Untuk urusan mixed-use berikutnya, tetapi yang paling penting SD-nya segera selesai dan segera bisa digunakan," kata dia. Namun, Pramono belum bisa memastikan kapan target sekolah itu selesai, "Mengenai kapannya nanti saya jawab kalau sudah finalisasi untuk itu."

Gedung SDN Cipete Utara 01 yang berada di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, semula ditargetkan selesai dalam waktu enam bulan. Hingga kini, pembangunan tersebut tak kunjung rampung meskipun proyek telah berlangsung hampir satu tahun.

Dalam kesempatan yang berbeda, Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan mengatakan pembangunan gedung SDN Cipete Utara 01 ditargetkan rampung pada September 2026.

"Rencana, September selesai," kata Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan Sarwoko saat dihubungi di Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa 28 Juli 2026.

Sementara, ia pastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berjalan walau pembangunan masih berlangsung. Diketahui, para siswa melakukan kegiatan belajar mengajar di SD BaPem.

"Ya, benar, KBM masih berlangsung," ujar Sarwoko.

Read Entire Article
Berita Nusantara Berita Informasi Informasi Berita Berita Indonesia Berita Nusantara online Berita Informasi online Informasi Berita online Berita Indonesia online